Tips Memulai Bisnis Offline dengan Modal Minim

Modal Bisnis Offline

Bisnis memang identik dengan modal. Tanpa modal, suatu bisnis belum tentu dapat berjalan dengan lancar. Apalagi bila bersangkutan dengan bisnis offline atau bisnis yang dibangun secara langsung dengan konsumen yang bisa membeli produknya secara langsung. Biasanya, modal bisnis offline jauh lebih besar dibandingkan bisnis online. Hal inilah yang membuat banyak orang lebih memilih menggeluti bisnis online dibandingkan offline. Selain murah, bisnis online juga cenderung lebih menguntungkan karena mampu menarik konsumen secara luas, bukan hanya yang tinggal satu daerah tertentu saja, melainkan juga yang tinggal di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri sekalipun.

Tetapi, jangan salah! Bisnis offline pun juga sebenarnya tak kalah menguntungkannya. Karena mau bagaimanapun juga, walaupun suatu toko online sudah sukses, tetapi seorang konsumen pasti akan lebih percaya bila toko online tersebut juga memiliki toko offline nya, sehingga siapapun bisa datang langsung dan melihat langsung produk-produk yang dijual. Dengan memiliki toko offline, konsumen juga bisa datang langsung ke toko tersebut dan lebih leluasa dalam memilih barang jika ia tengah berada di wilayah tempat dimana toko tersebut berada. Apalagi bila produk yang dijual merupakan produk makanan atau minuman, jelas membeli secara langsung akan lebih nikmat dibandingkan membeli melalui online yang membutuhkan waktu pengiriman yang lama.

Nah, bagi kamu yang ingin memulai bisnis, memang memulainya dari online merupakan langkah awal yang paling mudah serta tidak membutuhkan modal yang besar. Tetapi, jika kamu menganggap bahwa membangun bisnis secara offline merupakan cara yang mudah namun justru terkendala oleh modal yang besar, kamu tidak perlu khawatir! Ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar tidak membutuhkan dana besar alias modal minim. Yuk simak tips-tips berikut ini!

Tips Memulai Bisnis Offline dengan Modal Minim

1. Titip Produk

Bila ada saudara, teman atau kerabat dekat mu yang memang sudah lebih dulu memiliki bisnis atau toko berbentuk fisik, kamu bisa mulai ikut menitipkan produk mu ke toko yang mereka miliki. Tetapi usahakan carilah kenalan yang memiliki produk serupa dengan mu, agar memiliki keserasian ketika disandingkan bersama. Misalkan, kenalan mu menjual minuman, maka kamu bisa menitipkan produk makanan ringan, agar bisa saling melengkapi dan bukannya bersaing. Dengan ini kamu tidak perlu mengeluarkan modal untuk sewa tempat dulu, hingga produk mu sudah mulai dikenal oleh pelanggan. Kamu hanya perlu mengeluarkan modal untuk biaya produksi saja, seperti membeli bahan dan perlengkapan yang dibutuhkan.

2. Daftarkan ke Go-Food atau Grab Food

Siapa disini yang senang menggunakan jasa ojek online? Bagi pengguna setia, mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan Go-Jek dan Grab yang menaungi jasa ojek online terbesar di Indonesia ini. Nah, kedua perusahaan besar ini selain memiliki jasa ojek online yang digunakan untuk bepergian, mereka juga memiliki jasa pemesanan makanan.

Seiring berjalannya waktu, sudah banyak restoran-restoran, baik itu restoran besar maupun restoran usaha kecil yang berlomba-lomba mendaftarkan produk makanan dan minuman mereka ke aplikasi Go-Jek dan Grab. Hal tersebut guna mempermudah masyarakat dalam memesan makanan. Percaya atau tidak, usaha kecil yang dimulai dari mendaftarkannya di aplikasi dapat dipastikan dapat berkembang lebih pesat dibandingkan restoran yang tidak didaftarkan di aplikasi sama sekali.

Jika kamu ingin memulai bisnis di bidang kuliner, maka memulainya dari mendaftarkannya di aplikasi bisa dijadikan sebagai salah satu solusi. Kamu hanya perlu mengeluarkan modal bukan hanya biaya produksi, tetapi juga biaya pendaftaran yang hanya dikeluarkan sekali saja. Setelah itu? Persiapkanlah produk mu secara konsisten dan pastikan bahwa selalu siap bila sewaktu-waktu ada driver yang datang untuk mengambil pesanana. Selain mudah, cara ini juga tidak membutuhkan mu untuk memiliki toko fisik atau sewa tempat terlebih dahulu. Selama produk yang kamu jual selalu siap setiap saat, kamu memulainya dari rumah pun juga tidak masalah.

Jadi, apakah kamu tertarik untuk memulai bisnis secara offline? Mungkin kedua cara tersebut bisa kamu coba dan terapkan sebagai awal permulaan. Namun, bila kamu membutuhkan modal untuk biaya produksi awal, kamu juga bisa mendapatkan modal melalui lembaga pinjaman online. Bingung memilih lembaga pinjaman online terbaik dan terpercaya? Cekaja.com saja. Sudah terdaftar di OJK, CekAja juga menyediakan informasi mengenai perbandingan yang dapat kamu gunakan untuk memilih jenis pinjaman apa yang paling cocok dan sesuai dengan kebutuhan mu pula.

Butuh modal untuk memulai bisnis? Di Cekaja.com saja!

Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi https://www.cekaja.com/small-business-banking/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *